Pra Raker Menuju Rapat Kerja

PRA RAKER MENUJU RAPAT KERJA
WUJUD EVALUASI SINERGI KERJASAMA TIM
SMK FRANSISKUS 1 JAKARTA

Mewujudkan Sekolah Pembelajar (Di Tengah Masa Pandemi Covid-19)

 

Salam damai dan kebaikan…

Para saudara dan saudari, pembaca yang baik; salam jumpa lagi dalam berita dan informasi kegiatan Yayasan St. Fransiskus lewat website kami ini. Sebagai salah satu agenda kerja tahunan pada akhir Tahun Pelajaran 2020-2021 ini, Lembaga Yayasan Santo Fransiskus Jakarta, menyelenggarakan dua kegiatan yang setiap awal tahun  telah diagendakan sebagai program kerja Yayasan, yakni: kegiatan pra RaKer yang dilanjutkan dengan kegiatan Rapat Kerja Tahunan, yang dihadiri oleh warga sekolah masing-masing unit. Sejauh informasi yang penulis ketahui, Yayasan Santo Fransiskus telah  mengagendakan dalam waktu dua pekan (antara 4 hingga 19 Juni 2021), kegiatan pra RaKer dan selanjutnya Rapat Kerja tersebut; mulai dari unit TK St. Fransiskus, SD St. Fransiskus dan SMP St. Fransiskus  hingga unit SMA dan unit SMK Fransiskus; baik di wilayah Kramat – Jakarta Pusat maupun Kampung Ambon – Jakarta Timur. Dalam artikel ini, penulis hendak membagikan sekelumit cerita tentang kegiatan tersebut. Semoga bermanfaat.

 

“Pra Raker” Menuju “RaKer”

Para pembaca yang baik, kegiatan pra RaKer di Unit SMK Fransiskus 1 Kampung Ambon diselenggarakan pada hari Jumat, 04 Juni 2021, pukul 08.00 – 12.00 WIB; sesuai dengan rencana dan kesepakatan bersama antara unit SMK Fransiskus 1 dengan Ketua Yayasan St. Fransiskus Jakarta, Romo Mateus L. Batubara, OFM., M.Pd. Kegiatan Pra RaKer unit SMK Fransiskus 1 Kampung Ambon, dilaksanakan baik dan lancar, dalam suasana persaudaraan diantara para peserta kegiatan.

Peserta kegiatan pra RaKer unit SMK Fransiskus 1 Kampung Ambon terdiri dari: Kepala SMK Fransiskus 1, para Wakil Kepala Sekolah, yakni: WaKasek Bidang Kurikulum, WaKasek Bidang Kesiswaan, Ketua Jurusan Multimedia, Kepala Tata Usaha/operator sekolah, para guru Wali Kelas, guru BK dan semua guru yang bekerja di unit SMK Fransiskus 1 Jakarta. Kegiatan pra Raker di unit SMK Fransiuskus 1 Jakarta, juga dihadiri oleh Romo Ketua Yayasan St. Fransiskus Jakarta, Bruder Direktur Bidang Kurikulum, Bendahara Yayasan dan Tim Kerja Yayasan St. Fransiskus Jakarta.

Dalam arahan singkatnya, Romo Mateus L. Batubara, OFM, M.Pd., menyampaikan sejumlah point penting bagi Tim Kerja unit SMK Fransiskus 1 Jakarta; seperti: 4 pilar dasar pengelolaan suatu Lembaga Pendidikan yang baik, terukur dan berkesinambungan. Termasuk hal-hal yang menjadi prinsip umum dan pengelolaan dan pelaporan keuangan sekolah; mulai dari evaluasi penggunaan dan pertangunggjawaban RAPBS TP. 2020-2021 dan evaluasi penggunaan serta pelaporan Dana BOS Tahun anggaran 2020 di unit SMK Fransiskus 1 Jakarta, harus dilakukan dengan baik, transparan, akuntabel dan efektif.

Sementara itu, Br. Rahmat Simamora, OFM (penulis artikel ini) selaku Kepala Unit SMK Fransiskus 1 Jakarta dalam arahannya menyampaikan sekaligus menegaskan kepada seluruh guru pendidik dan tenaga kependidikan yang juga menjadi peserta kegiatan pra Raker kali itu, tentang pemaknaan kegiatan pra RaKer menuju Rapat Kerja Tahunan hendaknya disadari dan dihayati sebagai sebuah bentuk pembelajaran, evaluasi kinerja bersama yang telah berlangsung selama satu tahun pelajaran. Sehingga dengan pembelajaran dan evaluasi kinerja ini, masing-masing pribadi guru pendidikdan tenaga kependidikan dapat melakukan perbaikan, penyempurnaan terhadap apa yang telah dilakanakan selama ini; teristimewa evakuasi kerja guru pendidik dan tenaga kependidikan selama masa pandemi covid-19 satu tahun belakangan ini.

Pada sesi evaluasi penggunaan dan pelaporan RAPBS dan Dana BOS Tahun 2020 SMK Fransiskus 1 Jakarta, Sdr. Gotredis Densia (biasa disapa Eldis) menyampaikan secara jelas, runtut dan terbuka tentang rekapitulasi keuangan anggaran pendapatan dan belanja unit SMK Fransiskus 1 Jakarta. Sejumlah program kerja dari masing-masing bidang kerja dapat terlaksana dengan baik secara “daring”- online. Mulai dari kegiatan bidang kurikulum, kesiswaan – OSIS, kegiatan jurusan Multimedia hingga kegiatan-kegiatan yang dikoordinir oleh Kepala Tata Usaha, guru Bimbingan & Konseling, dan Kepala Perpustakaan/ Pustakawan.

Dalam evaluasi penggunaan anggaran pendapatan dan belanja sekolah, dinyatakan oleh Bendahara Yayasan/Sekolah bahwa 90% anggaran telah terserap untuk sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan selama satu tahun pelajaran  (masa pandemic covid-19) ini. Sementara itu, karena alasan mencegah terjadinya kerumunan orang dan mencegah resiko penyebaran virus Covid-19 di lingkungan SMK Fransiskus 1 Jakarta, maka ada empat kegiatan bidang kesiswaan yang tidak dapat dilaksanakan, seperti: rekoleksi siswa kelas 12, 11 dan 10 MM, kegiatan kunjungan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), kegiatan pembelajaran praktek komputer serta karyawisata/study tour siswa. Oleh karena alasan tersebut, maka rapat memutuskan untuk mengembalikan uang kegiatan-kegiatan tersebut kepada orang tua/ wali siswa, jika mereka sudah pernah melakukan pembayaran uang kegiatan-kegiatan tersebut.

Kiranya suasana dan iklim saling memberi dan menerima, saling mengoreksi dan meneguhkan inilah yang menurut penulis mewarnai proses berlangsungnya kegiatan pra Raker di SMK Fransiskus 1 ini. Saat pelaksanaan kegiatan pra RaKer unit SMK Fransiskus 1 yang lalu, para peserta yang hadir berupaya untuk saling memberi dan menerima, mengoreksi dan meneguhkan. Harapannya ialah hingga berakhirnya kegiatan Rapat Kerja yang akan dilaksanakan dua pekan ke depan, unit SMK Fransiskus 1 dapat mengambil sejumlah keputusan bersama bagi perkembangan serta kemajuan pelayanan pendidikan bagi para peserta didik yang masih dipercayakan hingga saat ini dan untuk waktu-waktu mendatang. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pra RaKer SMK Fransiskus 1 Jakarta.

“Segala sesuatu ada waktunya, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut yang ditanam.. Ada waktu untuk bekerja, ada waktu untuk beristirahat dari pekerjaan. Ada waktu untuk mengawali, ada waktu untuk mengakhiri …” (Kitab Pengkhotbah 3:1-8)

 

“Mari kita mulai lagi, sebab kita belum berbuat apa-apa”

(St. Fransiskus asisi – “sang kuntum kecil”)

 

Oleh:  Br. Rahmat Simamora, OFM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − ten =