Home » Berita » #Zerohunger

#Zerohunger

Setiap tanggal 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS). Pada momen HPS tahun ini tema yang diangkat adalah Our Actions are Our Future, A Zero Hunger World by 2030 is Possible. Maka tidak heran apabila #zerohunger menggema di beragam media sosial. Khusus pada HPS tahun ini masalah yang disorot bukan hanya soal kelaparan dan ketahanan pangan, melainkan juga soal makanan sehat. Menilik pada fenomena masyarakat dewasa ini, pola makan masyarakat tengah mengalami pergeseran. Jenis-jenis makanan tradisional yang kaya gizi kini mulai ditinggalkan. Masyarakat kini beralih kepada makanan cepat saji. Kendati penyajiannya lebih menghemat waktu, namun dari sisi kesehatan masyarakat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan cepat saji. Oleh karena itu, melalui momen HPS tahun ini diharapkan masyarakat disadarkan untuk menjaga pola makan yang sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan tradisional yang kaya gizi, seperti beragam jenis kacang, umbi-umbian, sayur, dan buah.

Dalam rangka memeriahkan HPS serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi makanan tradisional yang kaya akan gizi, maka Sekolahan Fransiskus Unit Kramat turut merayakan HPS. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari. Dimulai dengan unit SD yang menyelenggarakan peringatan HPS pada Senin (14/10/19). Bertempat di lapangan SD, acara dimulai tepat pkl. 07.00 wib dan dihadiri oleh keluarga besar SD Fransiskus, pihak Yayasan, dan beberapa orang tua murid. Ragam makanan tradisional seperti jagung, kacang, singkong, dsb. disediakan oleh siswa/i sendiri. Dalam kesempatan ini kepada para siswa/i dijelaskan tentang arti pangan tradisional dan manfaatnya bagi kesehatan. Setelah pengarahan singkat tersebut, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Siswa/i terlihat begitu antusias mengikuti peringatan HPS ini. Begitu pun dengan para orang tua yang sempat hadir. Setelah makan bersama, pada pkl. 10.00 wib siswa/i diperkenankan untuk pulang lebih awal.

Peringatan HPS pada hari Selasa (15/10/19) dikhususkan bagi siswa SMA/K. Untuk unit SMA/K acara dilangsungkan di Aula sekolah. Acara dimulai pkl. 12.30 wib dan dihadiri oleh keluarga besar SMA/K. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA dan SMK. Setelah mendengarkan kata sambutan dari Kepala Sekolah, kepada para siswa dipresentasikan seminar singkat tentang makanan tradisional oleh Ibu Maria Paulina. Dalam seminar singkat ini Ibu Maria Paulina menjelaskan arti pangan tradisional beserta manfaat dan nilai gizinya. Setelah seminar acara dilanjutkan dengan makan bersama. dengan diliputi suasana persaudaraan, siswa/i dan para guru tampak begitu gembira ketika menyantap beragam jenis pangan tradisional yang telah disediakan. Setelah makan, acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan bersih-bersih ruangan. keseluruhan rangkaian kegiatan peringatan HPS berakhir pada pkl. 14.00 wib.

Peringatan HPS hari ketiga (Rabu, 16/10/19) dikhususkan bagi unit SMP. Kegiatan yang bertempat di SMP Fransiskus ini dimulai pkl. 09.00 wib dengan didahului renungan singkat dari Kepala Sekolah SMP, Rm. Yohanes B. Tukan, OFM. Dalam renungannya, Romo yang sering disapa Romo John ini, secara singkat menjelaskan tema HPS Keuskupan Agung Jakarta: “Mencintai Pangan Lokal, Ayo Konsumsi Pangan Sehat, Segar dan Sejahtera”. Selain itu, Romo John juga menekankan pentingnya mensyukuri makanan yang boleh disantap. Rasa syukur itu terutama ditujukan kepada Sang Pencipta dan kepada “Ibu Bumi” yang telah menyediakan beragam makanan bagi manusia. Setelah membawakan renungan, Romo John memimpin para peserta dalam doa santap bersama. Setelahnya para peserta diperkenankan menyantap makanan yang telah disediakan. Para peserta yang terdiri dari siswa/i dan para guru terlihat begitu bersemangat menyantap beragam jenis pangan lokal yang tersedia. Setelahnya, pada pkl. 10.30 wib, dengan bergotong royong siswa/i membersihkan ruangan yang dipakai untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan belajar mengajar kembali dilanjutkan pada pkl. 11.00 wib.

Kontributor: Sdr. Ambrosius Setiadvento OFM

 

Video #Zerohunger:

#ZerohungerSetiap tanggal 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia (HPS). Pada momen HPS tahun ini tema yang diangkat adalah Our Actions are Our Future, A Zero Hunger World by 2030 is Possible. Maka tidak heran apabila #zerohunger menggema di beragam media sosial. Khusus pada HPS tahun ini masalah yang disorot bukan hanya soal kelaparan dan ketahanan pangan, melainkan juga soal makanan sehat. Menilik pada fenomena masyarakat dewasa ini, pola makan masyarakat tengah mengalami pergeseran. Jenis-jenis makanan tradisional yang kaya gizi kini mulai ditinggalkan. Masyarakat kini beralih kepada makanan cepat saji. Kendati penyajiannya lebih menghemat waktu, namun dari sisi kesehatan masyarakat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi makanan cepat saji. Oleh karena itu, melalui momen HPS tahun ini diharapkan masyarakat disadarkan untuk menjaga pola makan yang sehat, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan tradisional yang kaya gizi, seperti beragam jenis kacang, umbi-umbian, sayur, dan buah. Dalam rangka memeriahkan HPS serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi makanan tradisional yang kaya akan gizi, maka Sekolahan Fransiskus Unit Kramat turut merayakan HPS. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari. Dimulai dengan unit SD yang menyelenggarakan peringatan HPS pada Senin (14/10/19). Bertempat di lapangan SD, acara dimulai tepat pkl. 07.00 wib dan dihadiri oleh keluarga besar SD Fransiskus, pihak Yayasan, dan beberapa orang tua murid. Ragam makanan tradisional seperti jagung, kacang, singkong, dsb. disediakan oleh siswa/i sendiri. Dalam kesempatan ini kepada para siswa/i dijelaskan tentang arti pangan tradisional dan manfaatnya bagi kesehatan. Setelah pengarahan singkat tersebut, acara dilanjutkan dengan makan bersama. Siswa/i terlihat begitu antusias mengikuti peringatan HPS ini. Begitu pun dengan para orang tua yang sempat hadir. Setelah makan bersama, pada pkl. 10.00 wib siswa/i diperkenankan untuk pulang lebih awal. Peringatan HPS pada hari Selasa (15/10/19) dikhususkan bagi siswa SMA/K. Untuk unit SMA/K acara dilangsungkan di Aula sekolah. Acara dimulai pkl. 12.30 wib dan dihadiri oleh keluarga besar SMA/K. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA dan SMK. Setelah mendengarkan kata sambutan dari Kepala Sekolah, kepada para siswa dipresentasikan seminar singkat tentang makanan tradisional oleh Ibu Maria Paulina. Dalam seminar singkat ini Ibu Maria Paulina menjelaskan arti pangan tradisional beserta manfaat dan nilai gizinya. Setelah seminar acara dilanjutkan dengan makan bersama. dengan diliputi suasana persaudaraan, siswa/i dan para guru tampak begitu gembira ketika menyantap beragam jenis pangan tradisional yang telah disediakan. Setelah makan, acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan bersih-bersih ruangan. keseluruhan rangkaian kegiatan peringatan HPS berakhir pada pkl. 14.00 wib.Peringatan HPS hari ketiga (Rabu, 16/10/19) dikhususkan bagi unit SMP. Kegiatan yang bertempat di SMP Fransiskus ini dimulai pkl. 09.00 wib dengan didahului renungan singkat dari Kepala Sekolah SMP, Rm. Yohanes B. Tukan, OFM. Dalam renungannya, Romo yang sering disapa Romo John ini, secara singkat menjelaskan tema HPS Keuskupan Agung Jakarta: “Mencintai Pangan Lokal, Ayo Konsumsi Pangan Sehat, Segar dan Sejahtera”. Selain itu, Romo John juga menekankan pentingnya mensyukuri makanan yang boleh disantap. Rasa syukur itu terutama ditujukan kepada Sang Pencipta dan kepada “Ibu Bumi” yang telah menyediakan beragam makanan bagi manusia. Setelah membawakan renungan, Romo John memimpin para peserta dalam doa santap bersama. Setelahnya para peserta diperkenankan menyantap makanan yang telah disediakan. Para peserta yang terdiri dari siswa/i dan para guru terlihat begitu bersemangat menyantap beragam jenis pangan lokal yang tersedia. Setelahnya, pada pkl. 10.30 wib, dengan bergotong royong siswa/i membersihkan ruangan yang dipakai untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Kegiatan belajar mengajar kembali dilanjutkan pada pkl. 11.00 wib.

Dikirim oleh Yayasan Santo Fransiskus pada Rabu, 16 Oktober 2019

Komentar Anda akan dimoderasi terlebih dahulu:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × two =