Vaksin Harapan Di Tengah Pandemi

Pada Selasa (3/08/2021) Yayasan Persekolahan Fransiskus Jakarta di bawah koordinasi Tim Gugus Covid Fransiskus, menggelar bakti sosial di kompleks Sekolah St. Fransikus, Jln. Kramat Raya No. 67, Jakarta Pusat. Bakti Sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran konkret Persekolahan Fransiskus di tengah saudara-saudari yang merasakan dampak langsung dari pandemi ini, terutama mereka yang miskin dan terpinggirkan, seperti para tukang ojek, para pedagang, dan Warga sekitar persekolahan Fransiskus. Kegiatan bakti sosial ini berupa pembagian Sembako (beras, gula, minyak goreng, mie instan, dan susu).

Kegiatan bakti sosial ini dibuka dengan briefing singkat dan kata sambutan dari Provinsial OFM, Pater Mikhael Peruhe, OFM. Dalam kata sambutannya Pater Mikhael menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Santo Fransiskus yang telah mengambil inisiatif positif dalam menanggapi gejala sosial kemanusiaan di masa pandemi ini, terutama bagi mereka (masyarakat menengah ke bawah) yang terdampak pandemi.  “Saya merasa bersyukur bahwa di tengah kesulitan dan kesusahan besar akibat pandemi ini, kita masih membuka mata dan mengulurkan tangan, membantu saudara-saudari kita yang susah karena pandemi ini. Bantuan kasih yang kita berikan adalah wujud dari persaudaraan dan kepedulian kita bagi mereka yang susah di tengah pandemi ini. Bantuan kasih ini bukan saja meringakan beban kebutuhan hidup yang mereka alami saat ini tetapi juga merupakan sebuah Vaksin Harapan bagi mereka untuk tetap kuat menghadapi dan melewati badai Covid 19 ini” ungkap Pater Provinsial dalam kata sambutannya.

Secara resmi, kegiatan ini dibuka dengan penyerahan sembako secara simbolis oleh Pater Mikhael Peruhe, OFM ditemani oleh Ketua Yayasan Santo Fransiskus, Pater Mateus Batubara, OFM kepada beberapa perwakilan yang hadir dalam acara bakti sosial ini.  Setelah penyerahan secara simbolis, langsung di bawah koordinasi Ketua Tim Gugus Covid Fransiskus, bapak Fery Fredericus, S.Pd, kegiatan pembagian sembako dimulai. Kegiatan pembagian sembako ini dilaksanakan secara ketat dengan memperhatikan protokol kesehatan, mulai dari Pos masuk, pos pendaftaran, pos penerimaan sembako, sampai pos keluar. Para penerima sembako pun sudah didaftar tiga hari sebelumnya, lengkap dengan jam penerimaan, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

“Saya puas dengan kegiatan bakti sosial hari ini karena semua berjalan lancar sesuai dengan yang dijadwalkan oleh Panitia. Para penerima sembako datang sesuai jamnya masing-masing dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat” ungkap Ketua Gugus Covid Fransiskus, Bapak Fery Frederikus, S.Pd. Selain mengungkapkan kebahagiaannya, Bapak Fery Fredericus, S.Pd juga menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini, “kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban kebutuhan saudara-saudari yang merasakan dampak dari pandemi ini secara khusus warga masyarakat sekitar persekolahan Fransiskus.

Kegiatan ini juga dibuat sebagai salah satu aksi konkret mewujudkan visi persekolahan Fransiskus yaitu Persaudaraan yang Pax et Bonum. Melalui kegiatan ini juga, persekolahan Fransiskus hadir untuk memberi harapan bagi saudara-saudari yang mengalami dampak dari pandemi ini seperti yang dikatakan oleh Santo Fransiskus Assisi; Jika seorang saudara tertinggal karena sakit, di mana pun juga dia berada, saudara-saudara lainnya tidak boleh membiarkannya” ujar Bapak Fery sambil duduk dipojokan Aula Sekolah Fransiskus.

Semoga dengan bantuan kasih ini saudara-saudari merasa terbantu dan sekaligus tetap kuat berjuang menghadapi badai pandemi ini.

Kontributor : Fr. Alfred OFM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six − 5 =