Berhikmat dan Bermartabat

“Makin berhikmat, makin bermartabat” demikian bunyi tema Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) siswa/i SMP St. Fransiskus. Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks persekolahan St. Fransiskus Kramat ini berlangsung sejak Jumat (11/10/19) hingga Sabtu (12/10/19) dan diikuti oleh siswa/i kelas VII, kelas VIII, dan Pengurus OSIS SMP 2018/2019. Menurut Kepala Sekolah SMP Fransiskus, Rm. Yohanes B. Tukan, OFM, selain bertujuan untuk menanamkan karakter kepemimpinan dalam diri siswa/i, diadakannya kegiatan LDKS ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan kerjasama di antara siswa/i, khususnya bagi para Pengurus OSIS 2019/2020 yang akan dilantik.

Kegiatan ini dimulai tepat pkl. 16.30 wib dengan didahului kata sambutan dari Kepala Sekolah. Setelahnya acara dilanjutkan dengan pendalaman materi yang bertemakan “Belajar Kepemimpinan dari St. Fransiskus Asisi”. Pendalaman materi dalam sesi ini dipandu oleh Fr. Ambrosius Haward, OFM dan Fr. Effendi Marut, OFM. Setelahnya acara dilanjutkan dengan makan malam dan doa rosario bersama.

Tepat pkl. 20.00 wib para peserta kembali disuguhi materi-materi tentang kepemimpinan yang dibawakan oleh Kak Fandi, mantan guru SMP Fransiskus yang kini berwirausaha. Kak Fandi mengingatkan pentingnya menjadi seorang pemimpin yang berkarakter. Menurut Kak Fandi, untuk menjadi seorang pemimpin yang baik dibutuhkan keberanian, kerja keras, kejujuran, ketulusan, dan kemauan untuk bekerjasama. Setelahnya, pada pkl. 21.30 wib para peserta dipersilakan untuk beristirahat.

Pkl. 24.00 wib para peserta kembali dibangunkan. Di bawah koordinasi Pak Ferry, acara dilanjutkan dengan kegiatan jurit malam. Kali ini para peserta diharuskan untuk berjalan dari kelas ke kelas untuk menemukan kata-kata yang tertulis di papan tulis beberapa kelas yang sudah ditentukan untuk kemudian dirangkai menjadi sebuah kalimat. Akan tetapi, untuk dapat merangkai kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat para peserta harus mengalahkan rasa takut, sebab lampu-lampu di semua kelas sengaja dipadamkan sehingga kelas tampak begitu menakutkan. Apalagi beberapa guru menyamar menjadi “hantu bohongan” yang dengan sengaja menakut-nakuti siswa/i.

Tentu saja kegiatan jurit malam ini dilaksanakan bukan hanya untuk sekadar menakut-nakuti siswa/i. Lebih dari itu, melalui kegiatan ini siswa/i dilatih untuk mengalahkan rasa takut demi mencapai tujuan, dan juga untuk menjadi pribadi yang mandiri dan pantang menyerah. Seusai kegiatan jurit malam, siswa/i kembali beristirahat.

Tepat pkl. 06.00 wib siswa/i kembali dibangunkan untuk melanjutkan sisa kegiatan LDKS. Pagi harinya, setelah sarapan, kegiatan dilanjutkan dengan games. Games yang dimainkan pun bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi lebih dari itu ada nilai-nilai tertentu yang ingin ditanamkan ke dalam diri siswa/i. Melalui games tersebut siswa/i yang terbagi dalam beberapa kelompok diajarkan tentang pentingnya nilai kerjasama. Hanya melalui kerjasama tantangan-tantangan dalam games dapat diatasi.

Selain itu siswa/i juga diajak untuk berani bersaing dan tidak takut untuk gagal. Kalau pun mengalami kegagalan, maka kegagalan harus diterima sebagai bagian tak terpisahkan dari sebuah perjuangan. Siswa/i diharapkan untuk melihat kegagalan bukan sebagai akhir dari segalanya. Sebaliknya kegagalan adalah pengalaman berharga, dan dengan belajar dari kegagalan setiap orang dapat berlangkah maju untuk menjadi lebih baik.

Akhirnya, pada pkl. 10.30 wib para peserta tiba pada puncak acara, yaitu pelantikan pengurus OSIS yang baru. Acara pelantikan dilaksanakan dalam sebuah upacara resmi yang dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP, Rm. John, OFM. Dalam amanatnya, Rm. John, OFM mengucapkan terimakasih kepada pengurus OSIS SMP lama dan proficiat kepada pengurus OSIS baru. Khusus bagi para pengurus OSIS baru, Rm. John, OFM berharap agar nilai-nilai yang didapatkan dalam kegiatan LDKS ini dapat dipraktikkan dalam masa pengabdian mereka. Juga, Rm. John, OFM berharap agar janji-janji yang telah mereka ikrarkan dalam upacara pelantikan dapat mereka tepati. Menurut Rm. John, OFM hanya dengan itu mereka dapat menjadi pemimpin yang berhikmat dan bermartabat. Akhirnya, setelah acara pelantikan selesai, sebagai acara penutup dan sekaligus sebagai ungkapan syukur atas pelantikan anggota OSIS yang baru, para peserta dan pendamping mengadakan jamuan siang bersama.

Kontributor : Sdr. Ambrosius Setiadvento OFM

Lihat Video Slide Berhikmat dan Bermartabat:

Berhikmat dan Bermartabat“Makin berhikmat, makin bermartabat” demikian bunyi tema Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) siswa/i SMP St. Fransiskus. Kegiatan yang dilaksanakan di kompleks persekolahan St. Fransiskus Kramat ini berlangsung sejak Jumat (11/10/19) hingga Sabtu (12/10/19) dan diikuti oleh siswa/i kelas VII, kelas VIII, dan Pengurus OSIS SMP 2018/2019. Menurut Kepala Sekolah SMP Fransiskus, Rm. Yohanes B. Tukan, OFM, selain bertujuan untuk menanamkan karakter kepemimpinan dalam diri siswa/i, diadakannya kegiatan LDKS ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa persaudaraan dan kerjasama di antara siswa/i, khususnya bagi para Pengurus OSIS 2019/2020 yang akan dilantik.Kegiatan ini dimulai tepat pkl. 16.30 wib dengan didahului kata sambutan dari Kepala Sekolah. Setelahnya acara dilanjutkan dengan pendalaman materi yang bertemakan “Belajar Kepemimpinan dari St. Fransiskus Asisi”. Pendalaman materi dalam sesi ini dipandu oleh Fr. Ambrosius Haward, OFM dan Fr. Effendi Marut, OFM. Setelahnya acara dilanjutkan dengan makan malam dan doa rosario bersama. selengkapnya:https://yayasan-fransiskus.org/berhikmat-dan-bermartabat/

Dikirim oleh Yayasan Santo Fransiskus pada Selasa, 15 Oktober 2019

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − 15 =